Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selasa, 16 Desember 2008

DO’A ANAK-ANAK PIATU



Pagi ini belum terang

Rumput ilalang telah bergoyang

Diterpa angin

Begitu dingin.


Embun-embun yang terlelap

Berguguran membasahi bumi

Menjadi lembab

Seluruh kedalaman hati.


Anak-anak piatu

Melangkah dengan sepatu

Mereka berbaris mapan

Seperti prajurit Sulaiman.


Membawa setangkai kamboja

Mereka tampak begitu lugu

Mencari nisan induknya

Melepas rindu.


Aku pun tak kalah pergi

Bangkit dari selimut

Segera meraih peci

Sarung masih tersangkut.


Tak lupa kitab suci

Ku bawa berlari menuju barisan

Kubentangkan ayat-ayat

Ke dalam do’a yang kian menyayat.


“Tuhan semesta

Syurgalah untuk Ibu-Ibu perkasa

Mereka di dalam pusara

Membawa jasa sebetang usia.”


Desember 2008

Tidak ada komentar: